INSTANEWS.CO.ID — AOC resmi menyiapkan monitor gaming 1.000 Hz pertamanya lewat AGON PRO AGP257FT, hasil kolaborasi dengan produsen panel asal China, BOE. Monitor 25 inci ini mengusung panel IPS oxide generasi baru dengan klaim response time 0,1 ms MPRT dan 0,3 ms grey-to-grey, plus fitur overclocking hingga 1.050 Hz. Kehadirannya menambah pilihan monitor refresh rate tinggi bagi pemain esport yang menuntut kejernihan gerakan maksimal.
Spesifikasi panelnya sudah lama ditunggu komunitas kompetitif. Kombinasi refresh rate empat digit dan latensi sangat rendah menjadi daya tarik utama, meski panel IPS secara historis masih tertinggal dari OLED soal kejernihan gerakan.
Spesifikasi Panel dan Klaim Response Time
AGP257FT memakai panel IPS 25 inci resolusi 1080p dengan sertifikasi HDR 400. Sertifikasi ini berarti monitor tidak memiliki local dimming, sehingga kontras di area gelap bakal terbatas dibanding panel OLED atau mini-LED.
Yang menarik, AOC tidak sekadar memakai ulang panel 1.000 Hz milik LG UltraGear 25G590B. AGP257FT dibangun lewat kerja sama dengan BOE dan memakai panel IPS berbasis oxide yang baru.
Perbedaan panel ini terlihat dari angka overclocking. AOC membatasi AGP257FT di 1.050 Hz, sementara LG UltraGear 25G590B bisa digenjot sampai 1.100 Hz. Klaim response time jadi pembeda lain yang dijual AOC.
Kenapa Response Time 0,1 ms Lebih Penting dari Angka 1.000 Hz
Angka 1.000 Hz memang terdengar ekstrem, tapi refresh rate setinggi itu baru terasa manfaatnya kalau panel sanggup merespons perubahan piksel dengan cukup cepat. LG UltraGear 25G590B hanya mencantumkan response time 1 ms, angka yang secara teori pas dengan 1.000 Hz.
Masalahnya, rating grey-to-grey di atas kertas sering tidak menggambarkan performa nyata. Monitor butuh cadangan performa lebih agar tidak muncul ghosting atau smearing saat pergerakan cepat.
AOC mengklaim response time puncak 0,1 ms untuk metrik MPRT, plus 0,3 ms untuk grey-to-grey. Angka grey-to-grey ini yang lebih relevan buat menilai kejernihan gerakan di skenario permainan kompetitif.
Perbandingan dengan Monitor OLED Sony Inzone M10S II
Panel OLED masih jadi acuan soal motion clarity. Sony Inzone M10S II dengan response time 0,03 ms disebut berada di level berbeda dibanding panel IPS 1.000 Hz milik LG.
Sony juga menawarkan keunggulan lain: pencahayaan per piksel yang sempurna, ukuran panel 27 inci, dan resolusi 1440p untuk pemakaian di luar gaming kompetitif. Kombinasi ini membuat OLED tetap sulit dikalahkan meski refresh rate-nya lebih rendah.
Bagi pemain yang memang mengejar refresh rate 1.000 Hz, AGP257FT jadi alternatif yang layak dipertimbangkan dibanding LG UltraGear 25G590B. Klaim response time lebih rendah memberi harapan kejernihan gerakan yang lebih baik, meski tetap perlu diuji langsung.
Kapan Monitor Ini Tersedia dan Berapa Harganya
AOC AGON PRO AGP257FT dijadwalkan meluncur pada kuartal pertama 2027. Belum ada informasi soal harga resmi maupun ketersediaannya di pasar Indonesia.
Monitor ini menambah deretan panel refresh rate tinggi yang mulai bermunculan di pasar. Sebelumnya, monitor 1.000 Hz pertama di dunia juga sudah diulas dan menandai tren baru di segmen display esport.
Pemain yang berminat sebaiknya menunggu pengujian independen soal performa grey-to-grey dan motion clarity sebelum memutuskan membeli. Klaim di atas kertas tidak selalu sama dengan hasil di lapangan.